Contact dermatitis - Dermatitis Kontak
https://en.wikipedia.org/wiki/Contact_dermatitis
☆ Pada hasil Stiftung Warentest tahun 2022 dari Jerman, kepuasan konsumen terhadap ModelDerm hanya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan konsultasi telemedis berbayar. 

Dalam kasus Dermatitis Kontak (Contact dermatitis) yang parah, dapat muncul lepuh kecil disertai rasa gatal hebat.



Anda harus mencurigai tidak hanya dermatitis kontak tetapi juga infeksi jamur. Jika tidak terlalu gatal, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan salep antijamur.
Jika sangat gatal, itu adalah kasus eksim yang parah, sehingga gejalanya diyakini akan membaik hanya jika Anda mengonsumsi antihistamin selama lebih dari dua minggu dan mengoleskan banyak salep steroid.
relevance score : -100.0%
References
Diagnosis and Management of Contact Dermatitis 20672788Dermatitis kontak adalah kondisi kulit umum yang menyebabkan bercak merah dan gatal setelah kontak dengan zat tertentu. Ada dua tipe: iritan dan alergi. Dermatitis kontak iritan terjadi ketika suatu bahan langsung mengiritasi kulit, sedangkan dermatitis kontak alergi merupakan reaksi tertunda terhadap zat yang menyentuh kulit. Pemicu umum meliputi poison ivy, nikel, dan wewangian. Gejala biasanya berupa kemerahan, bersisik, gatal, dan terkadang melepuh. Pada kasus akut, gejala dapat parah dengan kemerahan, melepuh, dan bengkak; pada kasus kronis, kulit dapat pecah‑pecah dan bersisik. Diagnosis biasanya melibatkan identifikasi dan penghindaran penyebab iritasi. Perawatan sering mencakup krim steroid untuk reaksi lokal dan steroid oral untuk reaksi yang meluas. Namun, steroid harus dikurangi secara bertahap untuk mencegah efek rebound.
Contact dermatitis is a common skin condition that causes red, itchy patches after contact with certain substances. There are two types: irritant and allergic. Irritant contact dermatitis happens when something irritates the skin directly, while allergic contact dermatitis is a delayed reaction to a substance touching the skin. Common triggers include poison ivy, nickel, and fragrances. Symptoms typically include redness, scaling, itching, and sometimes blisters. Acute cases can be severe, with redness, blistering, and swelling, while chronic cases may involve cracked, scaly skin. Diagnosis usually involves identifying and avoiding the irritant. Treatment often includes steroid creams for localized reactions and oral steroids for widespread ones. However, steroids should be tapered off gradually to prevent a rebound reaction.
Contact dermatitis 9048524Dokter yang merawat pasien dengan ruam yang menyerupai eksim perlu mengetahui semua kemungkinan penyebab kondisi ini. Penting untuk mempertimbangkan apakah sesuatu yang bersentuhan dengan pasien dapat menyebabkan ruam, terutama bila ruam tidak merespon pengobatan biasa.
The doctor treating a patient with a rash resembling eczema needs to know all the possible reasons for this condition. It's important to consider if something the patient is in contact with could be causing the rash, especially if it doesn't go away with usual treatment.
Novel insights into contact dermatitis 35183605Contact dermatitis adalah kondisi kulit umum yang dipicu oleh paparan berulang terhadap zat yang menyebabkan alergi atau iritasi, sehingga menimbulkan dermatitis kontak alergi atau dermatitis kontak iritan.
Contact dermatitis is a frequent skin condition triggered by repeated exposure to substances that cause allergies or irritation, leading to either allergic contact dermatitis or irritant contact dermatitis.
Dermatitis kontak terjadi akibat paparan alergen (dermatitis kontak alergi) atau iritan (dermatitis kontak iritan). Dermatitis fototoksik muncul akibat paparan sinar matahari.
○ Tanda dan gejala
Dermatitis kontak merupakan ruam atau iritasi lokal pada kulit yang disebabkan oleh kontak dengan zat asing. Penyembuhannya dapat memakan waktu dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Dermatitis ini akan mereda hanya bila kulit tidak lagi bersentuhan dengan alergen atau iritan untuk waktu yang lama (setelah berhari‑hari).
Ada tiga jenis dermatitis kontak: (1) dermatitis kontak iritan, (2) dermatitis kontak alergi, dan (3) dermatitis fotokontak. Dermatitis iritan biasanya terbatas pada area yang bersentuhan langsung dengan pemicunya, sedangkan dermatitis alergi cenderung menyebar lebih luas.
Penyebab umum dermatitis kontak alergi meliputi:
Nickel, emas 14K atau 18K, Chromium, Poison ivy (Toxicodendron radicans)
○ Uji tempel
Tiga alergen teratas yang terdeteksi pada uji tempel adalah:
Nickel sulfate (19,0 %), Myroxylon pereirae (Balsam of Peru, 11,9 %), Fragrance mix (11,5 %)
○ Perlakuan
Hindari penggunaan sabun dan kosmetik yang dapat mengiritasi. Penggunaan tabir surya atau kosmetik lain dapat menyebabkan kulit kering atau gatal berulang, terutama pada wanita. Kurangi paparan sinar matahari bila gejala hanya muncul pada area yang terpapar.
○ Pengobatan – Obat OTC
Antihistamin sangat membantu. Cetirizine atau Levocetirizine lebih efektif dibandingkan Fexofenadine, namun dapat menyebabkan rasa mengantuk.
#Cetirizine [Zytec]
#Diphenhydramine [Benadryl]
#LevoCetirizine [Xyzal]
#Fexofenadine [Allegra]
#Loratadine [Claritin]
Salep steroid OTC dapat digunakan pada area yang terkena selama beberapa hari.
#Hydrocortisone ointment