Erythema annulare centrifugum - Eritema Annulare Centrifugum
https://en.wikipedia.org/wiki/Erythema_annulare_centrifugum
☆ Pada hasil Stiftung Warentest tahun 2022 dari Jerman, kepuasan konsumen terhadap ModelDerm hanya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan konsultasi telemedis berbayar. 

Bertentangan dengan gambaran ini, lesi lebih sering tidak bersisik.

Dalam situasi ini, tinea corporis juga perlu dipertimbangkan sebagai diagnosis banding, terutama bila individu tinggal di lingkungan yang panas dan lembab atau mengalami keringat berlebih.
relevance score : -100.0%
References
Erythema Annulare Centrifugum 29494101 NIH
Erythema annulare centrifugum (EAC) adalah ruam merah berbentuk cincin yang menyebar ke luar, meninggalkan bagian tengah yang tampak normal. Ketika EAC terkait dengan kanker, kondisi ini disebut PEACE (paraneoplastic erythema annulare centrifugum eruption). PEACE lebih sering terjadi pada wanita, biasanya muncul sebelum diagnosis kanker, dan dapat kembali muncul setelah pengobatan. EAC merupakan salah satu tipe utama ruam berbentuk cincin, dengan ciri khas yang berbeda dari eritema figur besar lainnya, seperti erythema marginatum, erythema migrans, dan erythema gyratum repens.
Erythema annulare centrifugum (EAC) is an annular, erythematous lesion that appears as urticarial-like papules and enlarges centrifugally, then clears centrally. A fine scale is sometimes present inside the advancing edge, known as a trailing scale. Erythema annulare centrifugum is classified as a reactive erythema and has been associated with various underlying conditions, including malignancies. When erythema annulare centrifugum occurs as a paraneoplastic phenomenon, it has been designated PEACE (paraneoplastic erythema annulare centrifugum eruption). PEACE is more commonly seen in females, typically precedes the clinical diagnosis of malignancy, and may recur with subsequent relapses. EAC is one of the three major figurate erythemas, with EAC being the most common. These dermatoses share the common presentation of advancing erythematous, annular lesions, but are each separated by unique clinical and histopathologic characteristics. Once the other major figurate erythemas (erythema marginatum, erythema migrans, and erythema gyratum repens) are excluded, EAC often becomes a diagnosis of exclusion.
Erythema annulare centrifugum - Case reports 23286811Erythema annulare centrifugum (EAC) merupakan salah satu jenis ruam merah berbentuk lingkaran yang seringkali kulitnya terkelupas. Diperkirakan kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan. Rata‑rata durasi ruam adalah sekitar 11 bulan. Kami melaporkan seorang pasien yang mengalami kekambuhan EAC selama 50 tahun tanpa alasan yang jelas. Meskipun tampak muncul kembali pada periode tertentu dalam setahun, kasus ini mencatat durasi EAC terlama yang pernah dilaporkan.
Erythema annulare centrifugum (EAC) is a type of red rash that forms circular shapes and often has flaky skin. It's thought to be triggered by various factors, but we're not sure exactly how it happens. On average, the rash lasts for about 11 months. We discuss a patient who has had EAC coming back for 50 years without a clear reason. While it does seem to come back at certain times of the year, this case represents the longest reported duration of EAC.
Lesi ini dapat muncul pada segala usia dan tampak seperti lingkaran berwarna merah jambu atau merah. Ukurannya berkisar antara 0,5–8 cm (0,20–3,15 inci). Lesi terkadang menjadi lebih besar dan menyebar seiring waktu; kadang‑kadang tidak membentuk cincin lengkap melainkan bentuk yang tidak beraturan.
Biopsi kulit dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis. Lesi dapat muncul di mana saja dengan durasi rata‑rata sekitar 11 bulan. Biasanya tidak memerlukan pengobatan, tetapi steroid topikal mungkin membantu mengurangi kemerahan, bengkak, dan gatal.