Kaki Atlet (Tinea pedis) adalah infeksi kulit yang umum pada kaki dan disebabkan oleh jamur. Tanda dan gejalanya biasanya meliputi gatal, bersisik, pecah‑pecah, dan kemerahan; pada kasus yang jarang, kulit dapat melepuh. Jamur kutu air dapat menginfeksi bagian mana pun dari kaki, namun paling sering tumbuh di sela‑sela jari kaki. Area berikutnya yang paling umum adalah telapak kaki. Jamur yang sama juga dapat menyerang kuku atau tangan.
Beberapa cara pencegahan antara lain: tidak berjalan tanpa alas kaki di kamar mandi umum, menjaga kuku kaki tetap pendek, memakai sepatu yang cukup luas, dan mengganti kaus kaki setiap hari. Saat terinfeksi, kaki harus tetap kering dan bersih; memakai sandal dapat membantu. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat antijamur topikal seperti clotrimazole, atau untuk infeksi yang persisten, dengan obat antijamur oral seperti terbinafine. Krim antijamur biasanya dianjurkan selama empat minggu.
Athlete's foot, known medically as tinea pedis, is a common skin infection of the feet caused by fungus. Signs and symptoms often include itching, scaling, cracking and redness. In rare cases the skin may blister.
☆ Pada hasil Stiftung Warentest tahun 2022 dari Jerman, kepuasan konsumen terhadap ModelDerm hanya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan konsultasi telemedis berbayar.
Kasus penyakit kutu air yang parah
Pada infeksi jamur, ciri khasnya adalah tepi sisik yang menonjol.
Penyakit kaki atlet disebabkan oleh jamur yang menginfeksi kulit kaki. Biasanya orang tertular infeksi ini ketika berjalan tanpa alas kaki dan bersentuhan langsung dengan jamur. Tinea pedis, also known as athlete's foot, results from dermatophytes infecting the skin of the feet. Patients contract the infection by directly contacting the organism while walking barefoot.
Infeksi yang paling sering terjadi pada anak sebelum pubertas adalah kurap pada tubuh dan kulit kepala, sedangkan remaja dan orang dewasa rentan terkena kurap pada selangkangan, kaki, dan kuku (onikomikosis). The most frequent infections in kids before puberty are ringworm on the body and scalp, while teens and adults are prone to getting ringworm in the groin, on the feet, and on the nails (onychomycosis).
Beberapa cara pencegahan antara lain: tidak berjalan tanpa alas kaki di kamar mandi umum, menjaga kuku kaki tetap pendek, memakai sepatu yang cukup luas, dan mengganti kaus kaki setiap hari. Saat terinfeksi, kaki harus tetap kering dan bersih; memakai sandal dapat membantu. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat antijamur topikal seperti clotrimazole, atau untuk infeksi yang persisten, dengan obat antijamur oral seperti terbinafine. Krim antijamur biasanya dianjurkan selama empat minggu.
○ Pengobatan – Obat OTC
* Salep antijamur OTC
#Ketoconazole
#Clotrimazole
#Miconazole
#Terbinafine
#Butenafine [Lotrimin]
#Tolnaftate